1.
Jelaskan factor-faktor apa saja yang menjadi pertimbangan untuk memilih bentuk
badan usaha yang akan didirikan?
Jawab :
- Modal yang diperlukan
Apabila badan
usaha yang akan didirikan memerlukan modal yang tidak terlalu banyak, sebaiknya
dipilih badan usaha perorangan. Sebaliknya, apabila badan usaha yang didirikan
memerlukan modal dalam jumlah sangat besar, sebaiknya dipilih bentuk badan
usaha Perseroan Terbatas (PT). Pada badan usaha berbentuk PT Anda dapat
memperoleh modal dengan menjual saham kepada pihak lain.
- Bidang usaha/kegiatannya
Apabila badan
usaha yang akan didirikan berfokus pada kegiatan bidang perdagangan atau jasa,
sebaiknya dipilih bentuk badan usaha perseorangan atau persekutuan. Namun,
apabila badan usaha yang akan didirikan bergerak di bidang industri yang
membutuhkan modal besar, sebaiknya dipilih bentuk badan usaha PT
- Tingkat risiko yang dihadapi
Apabila badan
usaha yang akan didirikan mempunyai kemungkinan risiko kecil, sebaiknya dipilih
bentuk badan usaha perseorangan atau persekutuan. Namun apabila badan usaha
yang akan didirikan mempunyai resiko cukup besar, sebaiknya dipilih bentuk
badan usaha PT.
- Undang-undang dan peraturan pemerintah
Penentuan bentuk
badan usaha perlu disesuaikan dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku.
Kegiatan badan usaha tidak boleh bertentangan dengan undang-undang dan
peraturan pemerinah.
- Cara pembagian keuntungan
Pembagian
keuntungan adalah salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih
bentuk badan usaha. Apabila mengharapkan keuntungan dapat dinikmati sendiri,
sebaiknya dipilih bentuk badan usaha perseorangan. Sebaliknya, apabila
keuntungan ingin dinikmati secara bersama-sama, sebaiknya dipilih bentuk badan
usaha persekutuan atau PT.
2.
Mengapa orang cenderung merubah bentuk perusahaan perseorangan kebentuk
perseroan terbatas (PT)?
Jawab :
Karena, di
perusahaan semua kerugian ditanggung pemilik. Walaupun semua keuntungan
diperoleh oleh pemilik tapi kebanyakan pemilik tidak ingin menanggung semua
resiko kerugian yang akan ditanggung sendiri bilamana perusahaan itu bangkrut,
maka dari itu banyak yang memilih merubah perusahaan dari perusahaan
perseorangan menjadi perseroan terbatas yang kekayaan pribadi dan aset
perusahaannya terpisah.
3.
Mengapa bentuk usaha koperasi cocok dengan bentuk usaha rakyat Indonesia ?
Jawab :
Karena landasan
negara Indonesia adalah gotong royong.
Berdasarkan pengalaman, kegiatan saling membantu (gotong royong, solidaritas, dan perhitungan ekonomi) diantara individu dan usaha akan lebih berhasil mengatasi permasalahan baik sosial maupun ekonomi. Apalagi dalam menghadapi ekonomi pasar dimana persaingan pasar sangat ketat akan menyebabkan UKM semakin tidak berdaya. Dalam ketidak berdayaan ekonomi seperti ini kekuatan-kekuatan ekonomi seperti usaha besar akan menguasai UKM baik dalam pemasaran hasil produksi maupun dalam penyediaan sarana-sarana produksi.
Hal ini menyebabkan usaha-usaha kecil dan menengah harus bergabung dalam suatu wadah (organisasi), dengan saling membantu dan bekerja sama tidak saja untuk menghadapi oligopolies dan monopolis, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan berproduksi dan memasarkan hasil produksinya. Organisasi tersebut dinamakan koperasi. Dalam bab ini akan diuraikan sejarah perintisan perkembangan organisasi koperasi yang dimulai dari Eropa dan disebar luaskan keseluruh dunia termasuk Indonesia.
Para pelopor koperasi telah berhasil memprakarsai organisasi-organisasi koperasi dan mengembangkan gerakan koperasi, gagasannya dan mengembangkan struktur organisasi koperasi tertentu terutama yang dapat diadaptasikan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan, kepentingan-kepentingan khusus dan pada situasi nyata dari kelompok-kelompok orang-orang yang berbeda lingkungan ekonomis dan social budaya. Mereka dalam mendirikan tipe koperasi tertentu dengan melalui proses “trial and errors” yang akhirnya berhasil membentuk organisasi koperasi. Dalam melaksanakan fungsi-fungsi inovatif sebagai pemrakarsa – pemrakarsa sebagai pengusaha-pengusaha koperasi yang membuka jalaln disebut promotor koperasi.
Berdasarkan pengalaman, kegiatan saling membantu (gotong royong, solidaritas, dan perhitungan ekonomi) diantara individu dan usaha akan lebih berhasil mengatasi permasalahan baik sosial maupun ekonomi. Apalagi dalam menghadapi ekonomi pasar dimana persaingan pasar sangat ketat akan menyebabkan UKM semakin tidak berdaya. Dalam ketidak berdayaan ekonomi seperti ini kekuatan-kekuatan ekonomi seperti usaha besar akan menguasai UKM baik dalam pemasaran hasil produksi maupun dalam penyediaan sarana-sarana produksi.
Hal ini menyebabkan usaha-usaha kecil dan menengah harus bergabung dalam suatu wadah (organisasi), dengan saling membantu dan bekerja sama tidak saja untuk menghadapi oligopolies dan monopolis, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan berproduksi dan memasarkan hasil produksinya. Organisasi tersebut dinamakan koperasi. Dalam bab ini akan diuraikan sejarah perintisan perkembangan organisasi koperasi yang dimulai dari Eropa dan disebar luaskan keseluruh dunia termasuk Indonesia.
Para pelopor koperasi telah berhasil memprakarsai organisasi-organisasi koperasi dan mengembangkan gerakan koperasi, gagasannya dan mengembangkan struktur organisasi koperasi tertentu terutama yang dapat diadaptasikan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan, kepentingan-kepentingan khusus dan pada situasi nyata dari kelompok-kelompok orang-orang yang berbeda lingkungan ekonomis dan social budaya. Mereka dalam mendirikan tipe koperasi tertentu dengan melalui proses “trial and errors” yang akhirnya berhasil membentuk organisasi koperasi. Dalam melaksanakan fungsi-fungsi inovatif sebagai pemrakarsa – pemrakarsa sebagai pengusaha-pengusaha koperasi yang membuka jalaln disebut promotor koperasi.
Karena landasan
Negara Indonesia adalah gotong royong berdasarkan pengalaman kegiatan saling
membantu (gotong royong) solidaritas, perhitungan ekonomi diantara individu dan
usaha akan lebih berhasil mengatasi permasalahan baik social maupun ekonomi.
4.
Diskusikan dan berikan contoh usaha bentuk apa dan bergerak dalam komoditi apa
yang maju saat ini?
Jawab :
·
Restoran
·
Lapangan futsal
·
Alat elektronik
(jual handphone dan laptop)
·
Usaha kursus dan
pendidikan (kursus bahasa asing dan play grup)
·
Usaha rental
(rental mobil dan warnet)
·
Agribisnis
(budidaya ikan hias)
·
Kerajinan tangan
(membuat souvenir)
NAMA KELOMPOK :
ANAS BAGASWARA
BAGAS DWI PRASETYA
DIMAS KURNIAWAN
FUNGKY IRAWAN
PRIMA SATRIA WINANDAR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar