Sabtu, 25 Oktober 2014

PENGANTAR BISNIS : TUGAS 2 (KELOMPOK)


1.       Jelaskan factor-faktor apa saja yang menjadi pertimbangan untuk memilih bentuk badan usaha yang akan didirikan?
Jawab :
  • Modal yang diperlukan
Apabila badan usaha yang akan didirikan memerlukan modal yang tidak terlalu banyak, sebaiknya dipilih badan usaha perorangan. Sebaliknya, apabila badan usaha yang didirikan memerlukan modal dalam jumlah sangat besar, sebaiknya dipilih bentuk badan usaha Perseroan Terbatas (PT). Pada badan usaha berbentuk PT Anda dapat memperoleh modal dengan menjual saham kepada pihak lain.
  • Bidang usaha/kegiatannya
Apabila badan usaha yang akan didirikan berfokus pada kegiatan bidang perdagangan atau jasa, sebaiknya dipilih bentuk badan usaha perseorangan atau persekutuan. Namun, apabila badan usaha yang akan didirikan bergerak di bidang industri yang membutuhkan modal besar, sebaiknya dipilih bentuk badan usaha PT
  • Tingkat risiko yang dihadapi
Apabila badan usaha yang akan didirikan mempunyai kemungkinan risiko kecil, sebaiknya dipilih bentuk badan usaha perseorangan atau persekutuan. Namun apabila badan usaha yang akan didirikan mempunyai resiko cukup besar, sebaiknya dipilih bentuk badan usaha PT.
  • Undang-undang dan peraturan pemerintah
Penentuan bentuk badan usaha perlu disesuaikan dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku. Kegiatan badan usaha tidak boleh bertentangan dengan undang-undang dan peraturan pemerinah.
  • Cara pembagian keuntungan
Pembagian keuntungan adalah salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih bentuk badan usaha. Apabila mengharapkan keuntungan dapat dinikmati sendiri, sebaiknya dipilih bentuk badan usaha perseorangan. Sebaliknya, apabila keuntungan ingin dinikmati secara bersama-sama, sebaiknya dipilih bentuk badan usaha persekutuan atau PT.



2.       Mengapa orang cenderung merubah bentuk perusahaan perseorangan kebentuk perseroan terbatas (PT)?

Jawab :

Karena, di perusahaan semua kerugian ditanggung pemilik. Walaupun semua keuntungan diperoleh oleh pemilik tapi kebanyakan pemilik tidak ingin menanggung semua resiko kerugian yang akan ditanggung sendiri bilamana perusahaan itu bangkrut, maka dari itu banyak yang memilih merubah perusahaan dari perusahaan perseorangan menjadi perseroan terbatas yang kekayaan pribadi dan aset perusahaannya terpisah.


3.       Mengapa bentuk usaha koperasi cocok dengan bentuk usaha rakyat Indonesia ?

Jawab :

Karena landasan negara Indonesia adalah gotong royong.
Berdasarkan pengalaman, kegiatan saling membantu (gotong royong, solidaritas, dan perhitungan  ekonomi) diantara individu dan usaha akan lebih berhasil mengatasi permasalahan baik sosial maupun  ekonomi. Apalagi dalam menghadapi ekonomi pasar dimana persaingan pasar sangat ketat akan menyebabkan  UKM semakin tidak berdaya. Dalam ketidak berdayaan ekonomi seperti ini  kekuatan-kekuatan ekonomi  seperti usaha besar akan menguasai UKM baik dalam pemasaran hasil produksi maupun dalam penyediaan  sarana-sarana produksi.
Hal ini menyebabkan usaha-usaha kecil dan  menengah harus bergabung dalam suatu wadah (organisasi), dengan saling membantu dan bekerja  sama tidak saja untuk menghadapi oligopolies dan monopolis, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan berproduksi dan memasarkan hasil produksinya. Organisasi tersebut dinamakan koperasi. Dalam bab ini akan diuraikan sejarah perintisan perkembangan organisasi koperasi yang dimulai dari Eropa dan disebar luaskan keseluruh dunia termasuk Indonesia.
Para pelopor koperasi telah berhasil memprakarsai organisasi-organisasi  koperasi dan mengembangkan gerakan koperasi, gagasannya dan mengembangkan struktur organisasi koperasi tertentu terutama yang dapat diadaptasikan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan, kepentingan-kepentingan khusus dan pada situasi nyata dari kelompok-kelompok orang-orang yang berbeda lingkungan ekonomis dan social budaya. Mereka dalam mendirikan tipe koperasi tertentu dengan melalui proses “trial and errors” yang akhirnya berhasil membentuk organisasi koperasi. Dalam melaksanakan fungsi-fungsi inovatif sebagai pemrakarsa – pemrakarsa sebagai pengusaha-pengusaha koperasi yang membuka jalaln disebut  promotor koperasi.
Karena landasan Negara Indonesia adalah gotong royong berdasarkan pengalaman kegiatan saling membantu (gotong royong) solidaritas, perhitungan ekonomi diantara individu dan usaha akan lebih berhasil mengatasi permasalahan baik social maupun ekonomi.


4.       Diskusikan dan berikan contoh usaha bentuk apa dan bergerak dalam komoditi apa yang maju saat ini?

Jawab :

·         Restoran
·         Lapangan futsal
·         Alat elektronik (jual handphone dan laptop)
·         Usaha kursus dan pendidikan (kursus bahasa asing dan play grup)
·         Usaha rental (rental mobil dan warnet)
·         Agribisnis (budidaya ikan hias)
·         Kerajinan tangan (membuat souvenir)


      NAMA KELOMPOK :
      ANAS  BAGASWARA
      BAGAS  DWI  PRASETYA
      DIMAS  KURNIAWAN
      FUNGKY  IRAWAN
      PRIMA  SATRIA  WINANDAR

Kamis, 23 Oktober 2014

PENGANTAR KOMPUTER &TI 1A : PERTEMUAN 3

Cloud  computing atau  komputasi  awan  merupakan  definisi  untuk  teknologi komputasi  grid  (grid  computing)  yang  digunakan  pada  pertengahan  hingga  akhir 1990-an. 

Jargon komputasi  awan  mulai  muncul  pada  akhir  tahun  2007,  digunakan untuk memindahkan layanan yang digunakan sehari-hari ke Internet, bukan disimpan di komputer lokal lagi.

Cloud  computing  atau  komputasi  awan  merupakan  tren  baru  di  bidang komputasi  terdistribusi  dimana  berbagai  pihak  dapat  mengembangkan  aplikasi  dan layanan berbasis SOA (Service Oriented Architecture) di jaringan internet.

Pada tahun 2007, layanan lain termasuk pengolahan kata, spreadsheet, dan presentasi telah dipindahkan ke dalam komputasi awan. Google menyediakan pengolah kata, spreadsheet dan aplikasi presentasi di lingkungan komputasi yang awan dan terintegrasi dengan Gmail dan Google Calendar, menyediakan lingkungan kantor di web (atau di awan). Microsoft dan perusahaan lain juga bereksperimen dengan mengalihkan program-program ke awan untuk membuatnya lebih terjangkau dan lebih mudah diakses oleh pengguna komputer dan Internet. Perangkat lunak sebagai layanan (istilah Microsoft untuk komputasi awan) adalah barang yang sangat baru bagi kebanyakan orang di Microsoft.


Kelebihan loud Computing

•      Keuntungan bagi para pelaku bisnis adalah minimalisasi biaya investasi infrastruktur publik sehingga bisnis bisa lebih terfokus pada aspek fungsionalitasnya,
•      Bagi application developer, layanan PaaS memungkinkan pengembangan dan implementasi aplikasi dengan cepat sehingga meningkatkan produktivitas
•      Bagi para praktisi yang bergerak di industri TI, hal ini berarti terbukanya pasar baru bagi industri jasa pengembangan teknologi informasi.
•      Bagi pebisnis di bidang infrastruktur, hal ini merupakan peluang yang besar karena dengan meningkatnya penggunaan layanan SaaS ini akan meningkatkan penggunaaan bandwidth internet.
•      Integrasi aplikasi dengan berbagai perangkat


Kekurangan Cloud Computing

•      Service level, artinya kemungkinan service performance yang kurang konsisten dari provider. Inkonsistensi cloud provider ini meliputi, data protection dan data recovery.
•      Privacy, yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang lain karenahosting dilakukan secara bersama-sama,
•      Compliance, yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user.
•      Data ownership mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud.
•      Data mobility, yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloud service dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat user melakukan proses terminasi terhadap layanan cloud computing.


Software as a Service (SaaS)

•      SaaS adalah model dimana aplikasi “ditawarkan” kepada klien sebagai sebuah layanan.
•      Jika sebuah aplikasi/software disajikan kepada klien, klien tidak perlu merawat dan melakukan update pada aplikasi tersebut.
•      Jika provider hendak mengganti atau melakukan update pada aplikasi tersebut, kita hanya bisa mengikuti mereka saja tanpa bisa melakukan apa-apa.

Ada beberapa tipe software yang ditawarkan pada SaaS, yaitu :
ü  Manajemen resources bagi pelanggan
ü  Video Conferencing
ü  Manajemen Layanan IT
ü  Akunting
ü  Analisa Web
ü  Manajemen web content


Platform as a Service (PaaS)

§  Platform as a Service (PaaS), mirip dengan SaaS, PaaS juga menawarkan layanan aplikasi, hanya saja PaaS juga menawarkan platform yang kita butuhkan untuk membuat aplikasi-aplikasi.
§  PaaS juga sering disebut cloudware, dikarenakan kita mengakses platform tersebut via cloud computing.

Contoh penawaran Paas:
Microsoft Azure PaaS,
Force.com dan
Google App Engine

Infrastructure as a Service (IaaS)

§  Infrastructure as a Service (IaaS) adalah layanan dari cloud computing dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb).
§  Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage) , memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya yang akan kita sewa

Contoh penyedia layanan IaaS ini adalah:
Amazon EC2,
Windows Azure (soon),
TelkomCloud,
BizNetCloud, dsb.

PENGANTAR KOMPUTER & TI 1A : HANDPHONE

Spesifikasi smartfren andromax c

Andromax C merupakan smartphone android paket bundling yang baru saja dirilis smartfren selaku produsen selaluler terkemuka di Indonesia. Smartphone ini dijual dengan harga yang sangat terjangkau di bawah satu juta rupiah. Meskipun harganya sangat murah atau terjangkau spesifikasi yang ditawarkan oleh smartphone buatan Hisense ini cukup menggiurkan dan tidak bisa dipandang remeh untuk kelas di bawah satu juta. Smartphone android murah ini hadir dengan layar empat inci yang cukup luas, ditenagai dengan prosesor dual core berkecepatan 1 Ghz, dan juga adanya dual slot sim card, yaitu Sim card untuk kartu CDMA smartfreen dan satu buah slot untuk kartu GSM, sehingga pengguna bisa mengaktifkan dua buah kartu sekaligus, ditambah lagi pengguna juga akan mendapatkan bonus bonus bebas internet selama 1 bulan.
Kelebihan
Ø  Harga yang sangat terjangkau
Ø  Telah mendukung jaringan EVDO rev A, sehingga bisa untuk akses internet berkecepatan tinggi di area yang mensuport Evdo, dalam hal ini EVDO nya smartfren, bukan kartu lain.
Ø  Layar berukuran cukup lebar yaitu 4 inci, sehingga pengguna jadi lebih leluasa dalam menavigasi menu menu android di layar handphone
Ø  Resolusi layar cukup lebar yaitu 480 x 800 piksel
Ø  Menggunakan prosesor dual core dengan kecepatan 1 Ghz yang cukup responsif
Ø  Penyimpanan internal yang cukup lega yaitu 4 GB
Ø  Adanya slot microSD sehingga pengguna bisa mengupgrade kapasitas penyimpanan hingga 32 GB
Ø  Adanya fitur wifi hotspot sehingga pengguna bisa mengakses internet melalui jaringan wifi dan juga berbagi koneksi internet dengan  perangkat lain yang memiliki wifi
Ø  Adanya fitur Bluetooth versi 3 sehingga lebih cepat dalam melakukan transfer data
Ø  Sistem operasi yang tidak terlalu lama yaitu Android ice cream sandwich atau ICS yang kompatible dengan banyak aplikasi di playstore. Untuk versi terbaru sudah terupgrade ke Android jelly bean
Ø  Adanya fitur GPS sehingga bisa membantu penggunanya untuk mengetahui titik lokasinya dengan tepat ketika melakukan pemetaan dengan aplikasi seperti google map
Ø  Adanya dua buah slot SIM card yaitu Slot SIM Card GSM dan CDMA,
Ø  Adanya fitur radio yang bisa berfungsi sebagai hiburan untuk pengguna ketika bosan mendengarkan musik di playlist

Kekurangan
v  Ram yang hanya 512 MB, untuk multitask sudah cukup nyaman, namun akan lebih nyaman lagi jika 1 GB.
v  Tidak mensuport GRPS atau EDGE, jadi meskipun ada slot sim card GSM, akses internet hanya bisa menggunakan kartu Smartfreen. Maklum saja ini kan smartphone bundling smartfren. BIsa dikatakan GSM hanya untuk sms dan telepon, sementara itu untuk internet serahkan kepada Smartfren.
v  Kamera utamanya hanya 2 mp, ini di bawah rata-rata smartphone android
v  Tidak ada kamera depan

v  Kapasitas baterai yang biasa saja yaitu 1420 mAh

Rabu, 15 Oktober 2014

TUGAS 1

A.  Merkantilisme
Merkantilisme adalah suatu teori ekonomi yang menyatakan bahwa kesejahteraan suatu negara hanya ditentukan oleh banyaknya aset atau modal yang disimpan oleh negara yang bersangkutan, dan bahwa besarnya volum perdagangan global teramat sangat penting. Aset ekonomi atau modal negara dapat digambarkan secara nyata dengan jumlah kapital (mineral berharga, terutama emas maupun komoditas lainnya) yang dimiliki oleh negara dan modal ini bisa diperbesar jumlahnya dengan meningkatkan ekspor dan mencegah (sebisanya) impor sehingga neraca perdagangan dengan negara lain akan selalu positif. Merkantilisme mengajarkan bahwa pemerintahan suatu negara harus mencapai tujuan ini dengan melakukan perlindungan terhadap perekonomiannya, dengan mendorong eksport (dengan banyak insentif) dan mengurangi import (biasanya dengan pemberlakuan tarif yang besar). Kebijakan ekonomi yang bekerja dengan mekanisme seperti inilah yang dinamakan dengan sistem ekonomi merkantilisme.


B.  Kapitalisme
Kapitalisme atau Kapital adalah sistem ekonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan membuat keuntungan dalam ekonomi pasar. Pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Demi prinsip tersebut, maka pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama, tapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untuk kepentingan-kepentingan pribadi. Walaupun demikian, kapitalisme sebenarnya tidak memiliki definisi universal yang bisa diterima secara luas. Beberapa ahli mendefinisikan kapitalisme sebagai sebuah sistem yang mulai berlaku di Eropa pada abad ke-16 hingga abad ke-19, yaitu pada masa perkembangan perbankan komersial Eropa di mana sekelompok individu maupun kelompok dapat bertindak sebagai suatu badan tertentu yang dapat memiliki maupun melakukan perdagangan benda milik pribadi, terutama barang modal, seperti tanah dan manusia guna proses perubahan dari barang modal ke barang jadi. Untuk mendapatkan modal-modal tersebut, para kapitalis harus mendapatkan bahan baku dan mesin dahulu, baru buruh sebagai operator mesin dan juga untuk mendapatkan nilai lebih dari bahan baku tersebut.


C.  Komunisme
Komunisme adalah sebuah ideologi. Penganut paham ini berasal dari Manifest der Kommunistischen yang ditulis oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, sebuah manifesto politik yang pertama kali diterbitkan pada 21 Februari 1848 teori mengenai komunis sebuah analisis pendekatan kepada perjuangan kelas (sejarah dan masa kini) danekonomi kesejahteraan yang kemudian pernah menjadi salah satu gerakan yang paling berpengaruh dalam dunia politik.
Komunisme pada awal kelahiran adalah sebuah koreksi terhadap paham kapitalismedi awal abad ke-19, dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. Akan tetapi, dalam perkembangan selanjutnya, muncul beberapa faksi internal dalam komunisme antara penganut komunis teori dan komunis revolusioner yang masing-masing mempunyai teori dan cara perjuangan yang berbeda dalam pencapaian masyarakat sosialis untuk menuju dengan apa yang disebutnya sebagai masyarakat utopia.


D. Sosialisme
Sosialisme atau sosialis adalah sistem sosial dan ekonomi yang ditandai dengan kepemilikan sosial dari alat-alat produksi dan manajemen koperasi ekonomi, serta teori politik dan gerakan yang mengarah pada pembentukan sistem tersebut. "Kepemilikan sosial" bisa merujuk ke koperasi, kepemilikan umum, kepemilikan negara, kepemilikan warga ekuitas, atau kombinasi dari semuanya. Ada banyak jenis sosialisme dan tidak ada definisi tunggal secara enskapitulasi dari mereka semua. Mereka berbeda dalam jenis kepemilikan sosial yang mereka ajukan, sejauh mana mereka bergantung pada pasar atau perencanaan, bagaimana manajemen harus diselenggarakan dalam lembaga-lembaga yang produktif, dan peran negara dalam membangun sosialisme.
Istilah ini mulai digunakan sejak awal abad ke-19. Dalam bahasa Inggris, istilah ini digunakan pertama kali untuk menyebut pengikut Robert Owen pada tahun 1827. Di Perancis, istilah ini mengacu pada para pengikut doktrin Saint-Simon pada tahun 1832 yang dipopulerkan oleh Pierre Leroux dan J. Regnaud dalam l'Encyclopédie Nouvelle. Penggunaan istilah sosialisme sering digunakan dalam berbagai konteks yang berbeda-beda oleh berbagai kelompok, tetapi hampir semua sepakat bahwa istilah ini berawal dari pergolakan kaum buruh industri dan buruh tani pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20 berdasarkan prinsip solidaritas dan memperjuangkan masyarakat egalitarian yang dengan sistem ekonomi menurut mereka dapat melayani masyarakat banyak daripada hanya segelintir elite.


E.  Fasisme
Fasisme adalah gerakan radikal ideologi nasionalis otoriter politik. Fasis berusaha untuk mengatur bangsa menurut perspektif korporatis, nilai, dan sistem, termasuk sistem politik dan ekonomi. Mereka menganjurkan pembentukan partai tunggal negara totaliter yang berusaha mobilisasi massa suatu bangsa dan terciptanya "manusia baru" yang ideal untuk membentuk suatu elit pemerintahan melalui indoktrinasi, pendidikan fisik, dan termasuk eugenika kebijakan keluarga. Fasis percaya bahwa bangsa memerlukan kepemimpinan yang kuat, identitas kolektif tunggal, dan kemampuan untuk melakukan kekerasan dan berperang untuk menjaga bangsa yang kuat. pemerintah Fasis melarang dan menekan oposisi terhadap negara.
Fasisme didirikan oleh sindikalis nasional Italia dalam Perang Dunia I yang menggabungkan sayap kiri dan sayap kanan pandangan politik, tapi condong ke kanan di awal 1920-an. Para sarjana umumnya menganggap fasisme berada di paling kanan.
Fasis meninggikan kekerasan, perang, dan militerisme sebagai memberikan perubahan positif dalam masyarakat, dalam memberikan renovasi spiritual, pendidikan, menanamkan sebuah keinginan untuk mendominasi dalam karakter orang, dan menciptakan persaudaraan nasional melalui dinas militer . Fasis kekerasan melihat dan perang sebagai tindakan yang menciptakan regenerasi semangat, nasional dan vitalitas.
Fasisme adalah anti-komunisme, anti-demokratis, anti-individualis, anti-liberal, anti-parlemen, anti-konservatif, anti-borjuis dan anti-proletar, dan dalam banyak kasus anti-kapitalis Fasisme. menolak konsep-konsep egalitarianisme, materialisme, dan rasionalisme yang mendukung tindakan, disiplin, hirarki, semangat, dan keinginan. Dalam ilmu ekonomi, fasis menentang liberalisme (sebagai gerakan borjuis) dan Marxisme (sebagai sebuah gerakan proletar) untuk menjadi eksklusif ekonomi berbasis kelas gerakan Fasis ini. Ideologi mereka seperti yang dilakukan oleh gerakan ekonomi trans-kelas yang mempromosikan menyelesaikan konflik kelas ekonomi untuk mengamankan solidaritas nasional Mereka mendukung, diatur multi-kelas, sistem ekonomi nasional yang terintegrasi.


F.  Demokrasi Ekonomi

Demokrasi Ekonomi, artinya produksi dikerjakan oleh semua masyarakat dan untuk semua di bawah pimpinan atau pemilihan anggota-anggota masyarakat. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan, bukan kemakmuran orang seorang. Sistem ekonomi di Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta GBHN, sehingga disebut sebagai "Sistem Ekonomi Berdasarkan Demokrasi Ekonomi Pancasila".
Demokrasi ekonomi yang diterapkan di Indonesia mengandung ciri-ciri positif sebagai berikut:
1. Perkembangan disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
3. Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
4. Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan dengan permufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat serta pengawasan terhadap kebijaksanaannya ada apada lembaga-lembaga perwakilan rakyat pula.
5. Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
6. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
7. Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangakan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
8. Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.
Sedangkan, ciri negatif sistem perekonomian Indonesia yang harus dihindari sebagai berikut:
1. Sistem free fight liberalism, yaitu sistem yang menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain.
2. Sistem etatisme, yaitu negara beserta aparatur ekonomi bersifat dominan, mendesak dan mematikan potensi, serta daya kreasi unit ekonomi di luar sektor negara.
3. Monompoli, yaitu pemusatan kekuasaan ekonomi pada satu kelompok.



PERBEDAAN BISNIS YANG MENGEJAR KEUNTUNGAN DAN YANG TIDAK MENGEJAR KEUNTUNGAN

Bisnis yang mengejar keuntungan adalah bisnis yang menjual barang atau jasa untuk mendapatkan keuntungan/laba yang besar untuk mengembangkan bisnisnya dan memakmurkan kehidupan pribadinya.
Bisnis yang tidak mengejar keuntungan adalah bisnis yang berlandaskan agama dan kemanusiaan yang hanya mengambil keuntungan sedikit.



PERBANDINGAN MASYARAKAT SEKARANG DAN MASYARAKAT ZAMAN DULU TENTANG PROFESI BISNIS


Pada zaman dulu masyarakat mempunyai pandangan bahwa bisnis belum dianggap sebagai suatu hal yang menarik di banding sekarang. Bisnis masih dipandang sebelah mata karena bisnis belum dapat dianggap sebagai sebuah profesi pada saat itu.  Pola pikir masyarakat pada saat itu masih beranggapan bahwa bisnis merupakan suatu hal yang kurang begitu menguntungkan, bahkan banyak orang yang merasa gengsi ataupun malu untuk terjun di dunia bisnis. Namun pada zaman sekarang masyarakat telah mengubah pandangannya terhadap dunia bisnis. Masyarakat sudah tidak lagi memandang sebelah mata, karena kini bisnis dapat dianggap sebagai sebuah profesi elit dan dapat mendatangkan keuntungan yang besar. Saat ini banyak generasi muda yang mulai menekuni dunia bisnis, mereka menyadari bahwa bisnis selain mendatangkan keuntungan tetapi juga sangat mengasyikan dan memberi kepuasan bagi mereka. Banyak masyarakat yang kini beralih profesi menjadi seorang pebisnis dan menjadikannya sebagai pekerjaan utama maupun sambilan.